Dorong Kemajuan UMKM, Pertamina Berikan Hibah Alat Teknologi senilai Rp 800 Juta bagi Juara UMK Academy

oleh -221 Dilihat
oleh


Baturaja.com

PT Pertamina (Persero) mengalokasikan bantuan berupa peralatan berteknologi sesuai kebutuhan seharga lebih dari Rp 800 juta untuk 96 juara dan finalis dalam ajang Pertamina UMK Academy 2024.

Penyerahan bantuan ini adalah langkah yang diambil oleh Pertamina guna membantu UMKM meningkatkan kapasitasnya agar bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negeri kita.

Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyebut bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah memiliki peranan yang signifikan dalam ekonomi nasional.

“Meskipun telah memberi kontribusi yang besar, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tetap dihadapkan pada beberapa kendala seperti peralatan produksi, teknologi, sumber daya material, akses pasarnya, serta masalah pemasaran dan promosinya. Kami berharap Pertamina dapat mendukung aspek-aspek tersebut,” ungkap Fadjar.

Fadjar mengatakan bahwa Pertamina UMK Academy 2024 akan berjalan selama lima hingga enam bulan. Acara ini menyediakan program pelatihan yang sistematis, terpadu, serta sustain untuk para peserta di antaranya meliputi empat kelompok utama:
Go Modern
,
Go Digital
,
Go Online
, dan
Go Global
.

Baca Juga :  Momentum Menguatkan Iman dan Takwa, Masjid NUR MUSLIMIN talang jawa Gelar Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW.

“Dalam program ini, harapan kami adalah agar UMKM dapat meningkatkan kualitas sampai bergerak ke level yang lebih tinggi dan mungkin mengeksplorasi pasar internasional,” kata Fadjar.

Sebagai salah satu bentuk bantuan, diserahkan pula perlengkapan teknologi contohnya berupa laptop. Dengan adanya alat-alat modern ini, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat menerima dukungan dalam hal peningkatan jejaring dan pangsa pasarnya, optimalisasi produksi, serta kenaikan pendapatan. Salah satunya yaitu melalui pembuatan materi iklan dan penetrasi ke segmen pasar yang lebih besar.

Champion
dari kelas
Go Modern
, Achmad Em, sekaligus pendiri Kopi Kalimantan, menyatakan rasa syukurnya dapat berpartisipasi dalam Pertamina UMK Academy 2024. Dia meyakini bahwa program ini merupakan salah satu di antara yang terbaik bagi para pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Saya diberi bimbingan oleh pembimbing yang luar biasa di level lokal maupun nasional. Selain itu, hadiahnya sangat menguntungkan sehingga memberikan dampak positif bagi perkembangan bisnis saya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Izinkan 14 Perusahaan yang Diceraikan Klaim Kesehatannya untuk Operasional Lagi

Achmad mengatakan bahwa dari Pertamina UMK Academy, dia berhasil menciptakan enam produk baru. Luasnya pemasaran membuat produk-produk tersebut kian populer di kalangan masyarakat. Dia yakin bisnisnya bakal berkembang pesat berkat dukungan sebelas peralatan yang didapat dari Pertamina sebagai bentuk hibahan.

Ika Bunga Maharani, sang pemilik dari merek fashion dan perhiasan “Exobrooch”, yang kini terkenal sebagai
Champion
kelas
Go Green
juga mengalami manfaat berkat hibah perlengkapan dari Pertamina.

Dia dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerja dari dua mesin jahit industri yang dimilikinya, sambil juga mendapatkan sejumlah perlengkapan tambahan untuk menunjang proses produksi aksesoris.

Ika mengatakan bahwa produksi Exobrooch dapat naik dua kali lipat berkat peralatan itu. Dia juga memiliki kemampuan untuk mempekerjakan lebih banyak orang. “Akan saya buka kesempatan bekerja serta latihan bagi para istri rumah tangga yang tinggal di dekat sini,” ucapnya.

Sementara itu,
Champion
dari kelas
Go Modern
, Rina Kartika Dewi, menerima hadiah sebuah lemari es, beku pendingin, wajan tahan lama, dan juga komputer jinjing.

Baca Juga :  Kurangnya perhatian dinas Pendidikan di kabupaten oku,SD Negri 78 desa segara kembang Butuh Sentuhan Pemerintah oku.

Pendiri PT Waroeng Geboy Oke, sebuah perusahaan kecil dan menengah (UMKM) yang menghasilkan singkong beku beserta saus sambal, memprediksi bahwa produksinya dapat meningkat. Dia berencana untuk merekrut lebih banyak wanita di lingkungannya untuk menjadi tenaga kerja.

Dengan segala keuntungan yang diperoleh para peserta, Pertamina bersikeras untuk meneruskan program Pertamina UMK Academy. “Kamilah yakin bahwa UMKM di Indonesia dapat berkembang,”
Go International
Dan turut membantu mengembangkan perekonomian di wilayah mereka sendiri,” ujarnya Fadjar Djoko Santoso.

Pertamina, sebagia perusahaan unggul di industri transisi energi, menegaskan komitmennya untuk mencapai tujuan nol emisi bersih tahun 2060 melalui penerusan dukungan atas program-program yang memiliki dampak signifikan terhadap pencapaian sasaran tersebut.
Sustainable Development Goals
(SDGs).

Semua usaha itu konsisten dengan implementasi
Environmental, Social & Governance
(ESG) dalam semua divisi dan aktivitas PT Pertamina.

No More Posts Available.

No more pages to load.