TMMD OKU ke 108 sukses, Danrem puji Bupati OKU

oleh

baturaja.com – Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 tahun 2018 sekaligus meninjau kembali pembangunan jembatan gantung yang kini sudah selesai dibangun. Ditandai dengan pemukulan gong oleh Danrem  Garuda Dempo 044 Kol Inf  Iman Budiman, didampingi Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, Anggota DPRD OKU Joni Awaludin, dan pelepasan pita pada petugas penyelenggara TMMD, Rabu (8/8/2018) di Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya Danrem  Garuda Dempo 044 Kol Inf  Iman Budiman menyampaikan pembangunan wilayah desa merupakan salah satu realisasi dari kebijakan nasional Nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran yaitu desa. Melalui pembangunan inilah potensi yang ada di pedesaan harus dikembangkan dan kekurangan yang ada harus diatasi, guna mencapai pemerataan, pertumbuhan serta kemandirian desa secara berkelanjutan.

“Selain mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, ini juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta ketahanan Nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial,”terangnya.

Lanjutnya, Pelibatan TNI dalam program pemerintah pada dasarnya telah sesuai dengan amanat dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, khususnya tentang tugas TNI pada OMSP yaitu memberdayakan wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan Sistem Pertahanan Semesta dan membantu tugas pemerintah di daerah, khususnya dalam aspek pembangunan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Sasaran fisik pembangunan kita berupaya menjawab masalah-masalah infrastruktur jalan di desa-desa terpencil atau terisolir, fasilitas umum serta rendahnya kualitas masyarakat, selain itu kita berhasil mewujudkan program rehabilitasi lebih dari 200 unit rumah tidak layak huni, pembukaan 86 km jalan, perbaikan 30 rumah ibadah dan 8 sekolah, pembangunan jembatan, pembuatan 43 unit MCK, poskamling, drainase, pemberian kambing serta penanaman 3500 pohan dilahan konservasi alam,”paparnya.

Sasaran lain sambungnya, non fisik memberikan penyuluhan terhadap isu-isu disintegrasi bangsa kepada konflik social, bersinergi dengan pemerintah setempat tentang hokum, wawasan kebangsaan, bahaya Narkoba, karhutla, penyuluhan kesehatan dan kerukunan antar umat beragama.

Pada kesempatan itu Bupati OKU Drs H Kuryana Azis mengatakan pembangunan fisik jembatan gantung di Desa Belimbing ini nanti akan selesai dalam waktu dekat, dan dilanjutkan dengan pembuatan jalan menuju jembatan gantung sehingga memudahkan masyarakat untuk lewat pada saat musim banjir.

“Bersama prajurit dan masyarakat jembatan ini akan selesai dalam waktu 10 hari, sesuai kontraknya pembangunan jembatan selesai tepat waktu, setelah itu kita akan melanjutkan pembangunan jalan menuju jembatan paling  dengan anggaran pemerintah daerah paling lambat tahun depan ini sudah terealisasi,”jelasnya, usai meninjau lokasi jembatan gantung bersama Danrem Kol Inf Iman Budiman dan rombongan. (net)